Showing posts with label cerita dan sok tau. Show all posts
Showing posts with label cerita dan sok tau. Show all posts

Thursday, 8 September 2016

15

Setelah Berdiri Dan Berdesakan

Sudah agak lama aku tidak merasakan lelahnya berdiri dan berdesakan dari Ngawi hingga Solo lalu tertidur setelah dapat kursi. Memang biasanya setelah dapat jatah kursi, orang suka ketiduran dan lupa dengan siapa yang ngasih kursi. Dikira dengan ngasih amplop berisi dua puluh ribuan kita udah seneng? Belum! Padahal uang segitu juga masih kurang jika mau digunakan untuk membeli sekotak sempak merk Indomaret.

"Lha, kamu dikasih dua puluh ribu saja kok mbok pilih?"

Pemilu waktu itu diadakan di jam pagi, aku nganggepnya itu adalah uang ganti rugi bangun pagiku sebagai manusia merdeka, ganti rugi libur nyangkulnya pak tani, ganti rugi libur kerjanya para karyawan, ganti ruginya pegawai yang gak bisa nyoto di jam kerja!

Ahh..., tidurku terlalu nenyak.



https://www.pinterest.com


Awal semester, sebelum ada kendaraan buat kuliah, aku kalau mudik selalu minta bantuan temen buat nganterin ke terminal, terus jualan kacang. Eh, enggak ding.
Dulu setiap mudik aku sering sekali naik bus, dan pengalaman pertama naik bus dari Jogja ke Ngawi adalah merasa tersindir oleh lirik lagu yang dibawakan pengamen ketika aku sedang pura-pura tidur.

Pengamen memberiku banyak dan bermacam pengalaman bertransportasi. Pernah waktu itu aku dicaci-maki oleh pengamen karena gak sengaja ngasih receh cuma 200 perak, tapi juga pernah ada pengamen yang diusir kenek bus karena merasa suaranya sebagus Adam Levine tapi kenyataannya malah mirip suara kucing kawin. Ada juga salah satu pengamen unik yang suka tampil membacakan puisi berisi kritik sosial yang entah karya sendiri atau siapa, pengamen ini kadang suka nongol di jalanan daerah Klaten.

Beragam pedagang juga sering aku temui, pedagang yang suka mengecer dan menaruh barang dagangannya di pangkuan setiap penumpang lalu diambil kembali ketika tidak dibeli, juga pedagang yang rajin berkampanye menjabarkan semua fungsi dan kelebihan dagangannya layaknya seorang politikus handal. Dan jangan lupakan persaingan sengit antar penjual arem-arem dan tahu gembos.

Yang paling menyenangkan dari naik bus adalah aku bisa belajar menjadi manusia dengan mengamati polah manusia lainnya. Sulit memang, tapi cobalah amati beberapa manusia yang terlihat di sekitarmu, coba intiplah tingkah polah manusia lain dari balik jendela kaca tembus pandang sebelah kursimu. Tidak jarang kamu akan menemukan manusia lanjut usia dengat semangatnya menggendong dan menawarkan barang dagangannya. Aku melihat banyak yang seperti itu.

"Apa iya laku?"

"Dapet untung berapa sih?"

"Apa gak capek ya?"

Peertanyaan seperti itu suka nempel dan memaksa otak untuk menemukan jawaban di sepanjang perjalanan. Dari situ mulailah otak ini sok-sokan tau menjawab pertanyaan tadi. Begini:


"Apa iya laku?" 
"Susah kayaknya."

"Dapet untung berapa sih?"
"Palingan cuma sedikit."

"Apa gak capek ya?"
"Pasti capek."

Baiklah! Mungkin barang yang mereka jual gak begitu laku, untungnya gak seberapa, lumayan juga rasa lelahnya, tapi jika mereka kebanyakan mikir hasilnya seperti apa, mungkin jadinya mereka gak berusaha dan gak berbuat apa-apa, seperti aku yang cuma berani mengintip dari balik jendela kaca.

Dari sekian banyak pengalaman, yang aku sesalkan dari naik bus adalah aku tidak pernah pernah berani menyapa dan mengajak bicara penumpang wanita yang ada di sebelahku.

Tuesday, 2 August 2016

28

Revisi Sampai Pagi



“Akhirnya, udah enem jam baru ketemu errornya yang mana. Oke, ini bentar lagi kelar sih, tinggal bagian..., eh, ini udah setengah empat? Bentar, nanggung kalau gak diselesein....”


20 menit kemudian.


“DIAAAMMMPUOOOOT!!! INI KENAPA MALAH JADI ERROR SEMUA!!!???”

Iya, kira-kira begitulah hari-hari yang saya lalui selama dua semester terakhir ini. Tidur pagi, bangun siang, capek, mata perih, meriang, pusing, sariawan, dan bibir pecah-pecah karena suka melototin layar komputer sambil ngemil kabel USB.

Sebenernya niat gabung komunitas blog itu supaya lebih produktif dan semangat buat ngeblog, soalnya di situ lebih banyak temen, tapi cerita berkata lain, malah hampir setaun blog ini gak pernah digrepe-grepe sama pemiliknya. Ini semua karena sikap malas yang alami dan didukung sepenuhnya oleh tugas kerja praktek dari kampus.

Kerja Praktek! Sebelum ngambil tugas akhir, mahasiswa jurusan TI sini diwajibin buat nyelesein kerja praktet terlebih dulu, dan kerja praktek ini gak beda jauh sama kegiatan tugas akhir, tetep bikin laporan, tetep dapet dosen pembimbing, dan yang paling bikin sedih adalah kami (mewakili temen-temen yang merasa terdzolimi) dipaksa melakukan sesuatu yang lebih banyak mengadung mudarat dari pada manfaat, dan sesuatu itu adalah Ngoding bikin program!

                                Catatan : Ngoding adalah kegiatan mengetik bahasa aneh dan rumit di komputer, ngoding juga memiliki efek samping yang lebih mengerikan dari makan rica-rica kecoa.

Karena ukuran otak ini gak lebih gede dari bisul jerapah, maka kerja praktek ini gak bisa dikelarin dalam satu semester, akhirnya saya ngambil perpanjangan. Ini adalah semester kedua, artinya jika gak selesai dalam dua semester mau gak mau mesti ganti judul!

Perjuangan yang juga berat dari kerja praktek ini adalah nyariin dan nungguin bimbingan dari dosen pembimbing yang kadang-kadang ngilang entah kemana lalu tiba-tiba muncul setelah kita gak ada persiapan apa-apa.
Untungnya, saya dapet dosen pembimbing yang asik dan deket sama rakyatnya, walaupun kadang suka nge-bully dan nyuruh revisi tiada henti.

Berikut adalah beberapa bukti bully-an yang terjadi di grup whatsapp bimbingan KP :


Maaf, kalau ini saya sih yang mulai.




Ini kami lagi ngomongin santet.



   Catatan : Percakapan tersebut tidak hanya terjadi
di grup WA, tapi juga terjadi saat bimbingan. 

Setelah perjuangan dan penantian panjang dan melelahkan di atas, akhirnya pembuatan laporan bisa selesai dan udah dikumpulin, kini tinggal nunggu jadwal seminar, tapi untuk programnya masih ada revisi dan suruh nambahin ini itu. Doain aja semoga kerja praktek ini kelar dan lancar semuanya..., amin. Dan yang paling penting semangat buat nulis tetep ada dan selalu ada, karena rajin nulis atau ngeblog itu banyak manfaatnya buat diri sendiri, contohnya orang yang rajin ngeblog itu efeknya bisa dilihat dari tulisannya yang semakin hari semakin rapi dan enak dibaca, beda banget sama postingan ini yang kesannya masih loncat dan acak-acakan. 

Rasanya pengen banget bisa kayak temen-temen blogger yang konsisten nulis walaupun gimana repot sibuknya mereka tapi tetep bisa ada waktu buat ngebblog.
Harapan saya semoga sifat pemalas yang ada pada diri saya ini pelan-pelan dihilangkan. Doakan! 



Sunday, 20 September 2015

19

SALAM SAPA BLOGGER PERSONAL

Perkenalkan, nama saya Heru Frisdiantoro. Kali ini saya mau menulis tentang alasan mengapa memilih genre Personal sebagai seorang Blogger.

Ada banyak alasan mengapa saya memilih genre personal, sebenarnya saya ingin membuat blog yang berisi tutorial bermain gitar di atas bara api dengan bertelanjang dada, atau tutorial berenang dengan gaya bebas di dalam ember cucian, tapi niat itu saya urungkan karena setelah saya mau copas lewat mbah google ternyata tidak ada artikel yang seperti itu. Dengan berat hati, saya memilih genre blog personal sebagai jalan ninja saya.

Tapi dengan seiring waktu, saya tersadar, tersadar akan manfaat memiliki blog personal. Alhamdulillah.
Dengan memiliki blog personal, saya jadi gak perlu lagi nulis di tembok WC buat curhat, gak perlu lagi mencorat-coret seragam sekolah tetangga buat nulis cerpen, udah gak perlu lagi deh pokoknya. Jadi, saya bisa nulis semua ide dan unek-unek lewat blog personal.



"Lalu kenapa pengen gabung Blogger Energy?"


Sebenarnya sih, saya lebih pengen gabung jadi member AKB48, tapi saya gak bisa bahasa Jepang. Sekarang jadi pengen banget gabung Blogger Energy, dan sepertinya memang asik banget. Dengan bergabung di Blogger Energy, saya bisa berpeluang mendapatkan banyak temen antar blogger untuk saling berbagi cerita dan pengalaman. Jadi nanti saya bisa sharing seberapa kuat getaran yang dihasilkan pantat kita saat kentuk, Wuuuuuuuuuuuh!

Sekian dulu deh, salam mbah dukun! (ALAM WOI! ALAM!!!)





Photobucket

Sunday, 26 July 2015

2

Tambah Asyik Dengan LangitMusik

Dulu waktu SMP, temen saya seneng banget dengerin musik di hp, saat itu, sih, hp belum secanggih jaman sekarang, jauh.


Ingat sekali pada saat jam pelajaran kosong, saya dan mayoritas teman satu kelas tetap setia duduk di bangku, duduknya acak-acakan, kecuali teman saya, Baskom. Kamu tahu Baskom lagi ngapain? Baskom lagi asyik menempelkan hp pada telinga kanan dengan bantuan kedua tangannya, dia joget dan nyanyi sambil mengelilingi isi kelas, padahal hp –nya cuma poliponik. Tahu sendiri, kan, kalau hp poliponik itu suaranya cuma nat nit nut nat nit nut, tapi Baskom tetap bahagia dengan itu semua.
Sekarang jaman sudah berubah, hp juga semakin canggih, kalau dulu cuma bisa ngeluarin suara nat nit nut, sekarang kamu bisa nonton video, internetan, bikin foto/video narsis, chat sama siapapun, dengerin musik, semuanya pada satu alat yang bernama smartphone. Kamu sama Baskom pasti sekarang juga sudah pada punya smartphone.

Bagi saya musik sudah bisa disebut sebagai sahabat, sahabat disaat sedih, sahabat disaat marah, sahabat disaat seneng, sahabat disaat galau, sahabat disaat ngerjain tugas. Sohib banget, deh, pokoknya. Dan kamu akan menjadi keren seutuhnya ketika musik yang kamu dengar itu bukan musik hasil bajakan. Beneran.

"Yaelah, download gratis di internet, kan, buanyaaak, lagian kalau beli asli, kan, mahal. Hellooow…"

"Duuh… kamu sekarang bisa dengerin lagu favoritmu secara murah dan bahkan gratis dengan cara legal dan halal, kemana aja kamu?"

"Caranya?"

"Pake LangitMusik, dong." Tersenyum bangga.

"LangitMusik?" Terkejut mangap selama satu jam.

Yuuup. LangitMusik adalah sebuah layanan terbaru dari Telkomsel bareng PT. Melon Indonesia yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan telinga kita. LangitMusik menawarkan cara baru download dan streaming lagu secara legal dan tanpa batas. Koleksi lagunya juga nggak tanggung-tanggung, men, ada 2.000.000 lebih koleksi lagu lokal dan internasional, bener-bener memenuhi kebutuhan telinga dengan cara yang asyik bin cihuy, deh.

"Seru banget, nih. Terus cara ngaktifinnya gimana?"

Gampang, kamu tinggal download dan install aplikasi LangitMusik pada smartphone Android, Blackberry, atau iOs milik kamu, terus daftar dan aktifin deh paketnya menggunakan kartu Telkomsel. Nih, kan, pilihan paketnya keren bin murah banget. Sebelumnya saya coba paket FREE TRIAL, tapi karena bener ketagihan, lanjut menggunakan paket PREMIUM 30 HARI.

Sumber : Screenshot dari hape saya


Setelah kamu yakin memilih paket ini tak sesulit memilih jodoh, kamu akan dapat balasan seperti ini, klik saja 'OK', semudah itu.



Setelah kamu berhasil, maka kamu akan dilemparkan ke tampilan menu 'Discover' seperti ini.



Pada menu 'Discover', LangitMusik sangat rapi menata setiap playlist sesuai kebutuhanmu. Saat kamu menggeser hingga ke ujung bawah, kamu akan menemukan banyak pilihan playlist. Dan yang paling saya sukai adalah pilihan 'mood', karena kamu bisa pilih sesuai mood yang kamu rasain. Kalau kamu sedang sedih karena ditinggal gebetanmu yang pergi gara-gara dia mau ngurus lahiran anaknya yang kedua, mungkin kamu cocok dengerin lagu-lagu galau, deh.



Kabar keren lagi, kamu bisa ikut nyanyi bareng di lagu favoritmu tanpa khawatir salah lirik, nggak bakal malu-maluin, deh. Ini liriknya pas banget.


Kalau mau download lagu, caranya juga gampang.


Kamu juga bisa karaokean, loh, di LangitMusik ini, caranya juga nggak ribet, kamu tinggal buka saja pada menu sebelah kiri dan pilih 'Karaoke' maka kamu otomatis akan diyakinkan untuk mendownload aplikasi LangitMusik Karaoke. Kamu bisa meningkatkan skill menyanyimu sambil goyang dribbel, gaul abiz.



Kalau kamu mau ganti warna tema juga bisa, tinggal pilih menu 'Setting' dan rubah sesuai seleramu.

Ada banyak keseruan yang akan kamu temukan di LangitMusik, daripada kamu penasaran mending langsung saja install aplikasinya di smartphone –mu, karena kamu akan menikmati lagu yang legal dan halal dari penyanyi idolamu.

Hargai karya sang idola, jadikan hidupmu tambah asyik dengan LangitMusik.










Tuesday, 21 July 2015

20

Beberapa Kemungkinan Yang Terjadi Saat Dan Setelah Hari Lebaran

Sumber Gambar :
http://www.bintang.com/lifestyle/read/2271950/19-meme-lebaran-bikin-kamu-ketawa-bahagia-di-hari-raya-idul-fitri#

Puasa kemarin adalah puasa pertama yang saya jalankan hampir sepenuhnya di kampung halaman setelah tiga tahun kuliah. Tahun-tahun sebelumnya, puasa selalu saya habiskan di Jogja hingga paling tidak H-7 lebaran, karena pada saat itulah saya baru terbebas dari belenggu, belenggu itu bernama semester pendek.
Kalau biasanya buka puasa harus ngantri, sering kelewat sahur, tarawih jauh dari kata rajin, puasa kali ini kebalikannya… Bukan, bukan waktu puasanya yang dibalik.

Kemarin sempet ikut buka bersama temen-temen jaman SMA dulu, tidak banyak yang datang, tapi lumayan. Ada yang berubah dari mereka, yang cowok tambah ganteng-ganteng, yang cewek tambah cantik-cantik, dan saya tambah gendut.
Kemarin juga, untuk pertama kalinya, saya memberanikan diri mencoba open mic (bukan bongkar mic untuk diservis, bukan) yaitu ngelucu sendiri di depan umum, dan berita bagusnya saya tidak ditertawakan.

Baiklah. Puncak dari berakhirnya puasa adalah hari Raya Lebaran, hari itu datang ditandai dengan saling berkumandangnya takbir, tapi jujur saya masih bingung dengan konsep takbir keliling di Ngawi, entah kalau ditempat lain. Kenapa bingung? Gini, takbir keliling di sini itu adalah kegiatan takbiran dengan mengendarai  truk/mobil pick-up sambil mengelilingi kota, biasanya setiap truk/mobil pick-up yang keliling selalu diikuti rombongan pawai motor di belakangnya, rombongan pawai yang sibuk mengadu suara knalpot. Kalau ada ajang pencarian bakat suara knalpot paling cihuy, mungkin malam itu lebih pas, terus juri acara itu adalah Ahmad Daki, juri yang telah berkompeten dalam urusan tarik suara knalpot. Ahmad Daki langsung memberi komentar disetiap knalpot yang tampil.

“Oke, Junaedi, suara knalpot kamu berkarakter, knalpot kamu itu lebih keren dari knalpot yang sering dibawakan Once, aku sih… yes”

Mendengar komentar positif dari juri, Junaedi langsung sujud syukur dan mencium mesra knalpotnya.

Jika juri acara pencarian bakat suara knalpot tadi adalah Saipul Jambul, akan lain lagi ceritanya, karena setiap satu penampilan knalpot memiliki jatah satu jam untuk dikomentari, malam itu ada ratusan motor yang ikut pawai, jika semua dikomentari, acara tersebut baru akan selesai ketika Dajjal kembali dibangkitkan.

Hanya beberapa orang di atas truk/mobil pick-up –lah yang aktif takbiran, malahan ada yang cuma nyalain takbiran.mp3 yang diputer lewat sound system gede. Saya khawatir dalam beberapa tahun kedepan setiap ada takbir keliling pesertanya akan mengundang seorang DJ terkenal biar tambah asoy, dan Masjid akan semakin kalah pamor dengan adanya DJ syariah. Semoga kekhawatiran ini enggak akan terjadi.

Hari Lebaran sudah lewat, tapi baunya masih bisa tercium. Lebaran itu bukan hanya sebatas salam-salaman antar tangan dan saling memaafkan, ada beberapa kemungkinan di dalamnya yang kadang membuat kita nyengir dan manyun. Berikut ini beberapa kemungkinan yang terjadi saat dan setelah hari Lebaran. Kita mulai.

Pesan Broadcast
Niatnya sih baik, tapi caranya yang kurang baik. Ngucapin/minta maaf lewat pesan broadcast itu terkesan angkuh, terkesan gak ada usaha, kadang malah bikin si penerima pesan jengkel.

“Ketika mulut tak mampu berucap, ketika jari tangan tak bisa buat ngupil… bla… bla… bla…, Saya Mario Balotelli sekeluarga mengucapkan…” | “Kok Balotelli? Ini  bukanya… Handoko ya?” |”………………. ”

Sudah broadcast, copas, lupa diedit pula.

Ngasih/Dapet THR
Buat temen-temen yang sudah berpenghasilan sih selamat menghitung berapa jumlah ponakan kecil yang tersedia, tapi buat pengangguran yang wajahnya sudah pantes memiliki cucu seperti saya, keadaan ini sangat membuat saya merasakan dilema berat, di satu sisi dengan ciri-ciri mengharukan seperti yang telah saya sebutkan sebelumnya pasti merasa malu, di sisi lain, di lubuk hati yang terdalam, harapan itu tetap ada, harapan mendapatkan THR idaman. Ooh.

Munculnya Pertanyaan Masa Depan
Ini yang membuat beberapa orang bingung untuk menjawabnya, akan ada banyak pertanyaan semacam kapan kita menikah dan kapan kita lulus bagi yang kuliah, ngeri kan?
Gak perlu takut, saya punya jawaban atas problema itu semua, huahahaha.

“Eh… sudah gede gini, kapan nikahnya?” | “Ayoook, kapan enaknya?” | “Waras le, aku iki Budhemu…” Besoknya kamu pasti akan diruqyah keluargamu.

“Eh… kamu udah semester berapa? Kapan lulusnya?” | “Kapanpun aku siap… asalkan itu denganmu” Lalu, mengheningkan cipta dimulai.

Lebaran Ketupat
Habis bermafaan terbitlah ketupat , yaap, setelah seminggu Lebaran berlalu maka di sini masih ada Lebaran Ketupat, dimana itu adalah masa ketika ketupat berenang dengan gaya bebas di dalam kuah opor sebelum tenggelam pasrah di perut. Muantaab.

Arus Balik Lebaran
Dan pada akhirnya mereka yang kemarin pulang ke tanah kelahiran harus kembali ke tanah perantauan, ini adalah lirik dengan bobot terberat, kita semua harus saling menimbun rindu dalam beberapa bulan kedepan, juga rindu Ramdhan, juga rindu Lebaran, juga rindu kamu, semuanya menjadi satu judul utama. Rindu.

Masih banyak sebetulnya pengalaman dan kemungkinan yang bisa diceritakan, iya kan?
Saya pribadi minta maaf bila ada postingan yang membuat hati sakit, yaah meskipun gak ada yang baca sih hahaha, kalaupun ada, saya berterima kasih sekaligus minta maaf, dimaafin gak? Maafin lah ya.

Wednesday, 17 September 2014

2

Acara Hari Minggu


Masa kanak-kanak adalah masa yang sangat menyenangkan menurut saya. Dimasa itulah kita sangat menikmati hidup tanpa celana. Eh maaf, “tanpa beban” maksudnya. Kenapa tanpa beban?, ketika kecil dulu kencing di celana sendiri itu sangatlah wajar, yang gak wajar itu ketika mengencingi celana orang lain. Walaupun ingus keluar dari hidung dan menyebar liar menghiasi seantero wajah, kita tetep cuek-cuek aja. Mungkin karena itu anak kecil juga disebut “Bocah Ingusan”, bayangkan jika yang keluar dari hidung kita saat itu bukanlah ingus, melainkan anak kelalawar, pasti sebutan buat anak kecil bukan bocah ingusan, melainkan bocah kampret.


Saya dulu pernah bercita-cita pengen jadi Power Rangers. Memang acara televisi pada saat itu sangat meracuni imajinasi saya. Anak yang lahir di tahun 90 –an, waktu SD (Sekolah Dangdut) dulu pasti gak asing lagi dengan acara super keren di hari Minggu. Kadang kita sering menantikan agar hari  Minggu cepat datang kembali. Bukan karena pengen libur sekolah, namun kepengen cepet-cepet nonton acara favorit. Selain bermain tentunya.





Dari mulai pagi stasiun televisi udah mulai nayangin acara anak. Memang dulu hari Minggu semua stasiun televisi sepertinya berlomba-lomba buat muasin anak-anak, termasuk anak celeng. Kebanyakan yang di tayangin sih serial Anime dan Tokusatsu seperti Kabutaku, Jiban, Kamen Raider, Janperson, Ultraman, Let’s & Go (Tamiya), Crayon Shinchan, Doraemon, Digimon, Dragon Ball, dan masih banyak lagi. Gak bisa nyebutin satu-satu deh. Dan biasanya sebelum jam dua belas akan ditutup dengan aksi Power Rangers. Asli cihuy banget.


Biasanya saya itu mudah terobsesi dengan acara Televisi yang saya sukai. Entahlah, kadang disaat nonton Power Rangers saya pengen jadi seperti Power Rangers, pas nonton film aksi langsung pengen ahli bela diri, pas nonton acara berita langsung pengen jadi jurnalis, pas nonton sepak bola langsung pengen jadi pemain karambol. Akhirnya hati ini mantap pengen jadi Sailor Moon, namun langsung digampar sama Emak.


Dulu pernah ada kejadian konyol yang berhubungan dengan cita-cita. Ini terjadi pas waktu saya masih kelas empat SD. Saat itu dirumah sedang ada tamu, waktu saya mau keluar rumah kita berpapasan, karena emang sudah saling kenal tanpa basa-basi dia langsung nanya


          “Eh, Heru nanti kalau udah gede cita-citanya kepengen jadi apa ?,” dan langsung saya jawab dengan penuh kegoblokan.


          “Ehmm, anu.. jadi Polwan.”


Duaaaaarrrrrr!!!. Langitpun menghitam, bulu ketek berhamburan kemana-mana, kita semua joget Caesar.Pada saat itu saya belum ngerti kalau Polwan itu adalah Polisi Wanita, saya kira Polwan itu Polisi Menawan. Untungnya jawaban saya tadi tidak membuat geger dunia persilatan.


Sebenarnya saya pengen banget aktif ngeblog, paling tidak setiap bulan ada satu postingan. Waktu masih SD dulu, saat ada tugas nulis karangan saya paling semangat. Sepertinya menyenangkan ngelakuin hal yang di gemaari saat masa kecil dulu. Semangat buat ngeblog ini semakin timbul dan menggebu karena lagu milik Tulus yang judulnya “Lagu Untuk Matahari”.



"Buktikan sekarang, 


Angkat penamu tulis, bila gemar menulis 

Buktikan sekarang, 

Perkeras suaramu, bila gemar bernyanyi"

Karena saya suka menulis sekaligus menyanyi, akhirnya saya nulis sambil mangap-mangap.

Wednesday, 1 January 2014

4

TAHUN BARU?


Ini peristiwa kedua kalinya saya di jogja di saat pergantian tahun (mereka bilang tahun baru). Ditahun kemarin (2012/2013) disaat pergantian tahun  kesehatan agak kurang dan saat itu hujan, dan tepat dihari ini ditanggal yang sama dan tahun yang berbeda (ya iyalah tong -_-) allhamdulillah sehat, cuaca cerah walaupun tadi siang sempet hujan.

Acara tahun baru, yah sebuah ritual rutin yang dilakukan setiap malam tanggal 31 Desember menuju 1 Januari (bener nggak sih Desember itu tanggalnya sampai 31? tauk ah) seluruh dunia sepertinya juga melakukan ritual tahun baru yang kurang lebih sama, salah satunya nyalain kembang api.

Sebelum tahun baru itu datang biasanya kebanyakan orang-orang sering ribet mengisi acara apa yang harus dilakukan di malam pergantian tahun, salah satu contohnya tadi pagi sempat mendengarkan obrolan teman tentang acara apa yang dilakukan nanti dimalam tahun baru, yah ada yang ngajak bakar bakar (entah apa yang ingin dibakar saya juga kurang tahu), ada yang janjian keluar bersama teman atau pacar  (keluar kemana juga kurang paham), ada juga yang nggak punya acara malam tahun baruan seperti saya ini. Kebanyakan yang punya acara dan yang tidak punya acara meng-share rencana mereka di media sosial, tapi kebanyakan sih yang mau ada acara deh kayaknya (sok tau lu).

Menjelang malam semakin ramai lalu-lalang kendaraan di jalanan jogja, sepertinya mereka mencari tempat untuk menghabiskan sisa tahun lama dan awal tahun baru, saya pun masih menikmati bersantai didepan laptop didalam kamar kos kecil ini, saat itu saya memang sedang mendownload film “summer wars” yah anime gitulah, lumayan juga koneksinya juga agak cepet. Karena ukuran file downloadnya agak besar biar nggak terasa lama downloadnya sambil nonton anime agak konyol “Beelzebub” sekitar 5 episode sepertinya.

Detik-detik pergantian menit , jam, hari, tanggal, tahun pun semakin dekat, suara kendaraan lewatpun agak sepi, dan yang membuat sedikit banyak berisik itu suara kembang api, dan saya tak tergoda untuk melihatnya hinnga saya tahu pulsa hp saya habis, terpaksa saya keluar beli pulsa. Disepanjang jalalan banyak warga sedang dipinggiran jalan keluar rumah melihat wujud kembang api yang berisik tadi, saya pun melihatnya.

Banyak orang menyalakan kembang api di pinggiran jalan raya, kebanyakan yang lainnya sih nonton dan mengabadikan  suasana tersebut, “buset ini dijalan raya aja rame apalagi di tugu jogja, alun-alun, malioboro?”. Di tv pun demikian, banyak acara berbau tahun baru, “perasaan dimana mana temanya sama”.

Entah, menurut saya acara tahun baru itu tidak ada istimewa nya sama sekali, satu hal yang membuat saya senang adalah libur. Menurut saya lebih banyak sisi negatifnya dari pada positifnya. Berapa total liter bensin yang dipakai semua orang untuk pawai keliling ditahun baru?, berapa banyak sampah dan kotoran berserakan? berapa banyak uang yang terbakar?, berapa banyak polusi udara dan suara terjadi?. Memang sebagian orang masih bisa berhura-hura di tahun baru (katanya), tapi juga banyak yang hidup berkekurangan, yah boro-boro berhura-hura, bisa makan saja mereka sangat bahagia.

Kenapa pada saat tahun baru tidak ada kegiatan sosial? bukanya lebih bermanfaat?, menanam pohon mungkin?. Kebanyakan orang di tahun yang baru sesalu membuat harapan dan berbagai resolusi, padahal resolusi ditahun sebelumnya saja juga belum terlaksana PFFFTTTTHHH!!! Ada juga yang sok sokan berdoa supaya tahun depan lebih baik lagi, yaelah beroooo ngapain nunggu sampai satu tahun kalau cuma untuk jadi lebih baik? setiap hari kan bisa?.

Sekali lagi manfaat tahun baru bagi saya cuma satu yaitu libur. Terserah kalian deh mau mengartikan tahun baru itu gimana, lagian ini cuma pendapat dari orang pendiam yang banyak bicara.

Selamat tahun baru 2014 dan semoga menjadi lebih baik lagi… LAHHH?

Friday, 15 November 2013

0

Berhenti di Perempatan

Lama juga blog saya tak terurus dari pertama kali blog ini saya buat, yah maklum selama ini lagi sibuk ngurus blog jadi ya terpaksa blog ini nggak keurus.
Yap, sudah setahun lebih saya berada di jogja walaupun tiap satu atau dua minggu saya mudik ke kampung halaman, Ngawi.
Selama setahun itu banyak cerita konyol yang terjadi, mulai dari dimarahi ibuk-ibuk warung, nendang tukang becak lagi tidur, makan lalu kenyang, main futsal tapi nendang bola, dan lain sebagainya. Dari sekian banyak kejadian tadi, kejadian ini yang membuat saya agak trauma berkepanjangan, gini nih ceritanya...

September kemarin saya dan teman saya, sebut saja "Kasdi" berencana untuk pergi ke daerah Gejayan karena memang ada suatu hal, si Kasdi ini baru seneng senengnya karena dapet jersey baru AC. Milan, dia suka AC. Milan katanya sih karena logonya bagus. Mungkin biar kelihatan sangat laki, dia pakai tuh jersey.
Dengan PEDEnya ku nobatkan dia sebagai pengendali motor, yah mungkin menurut saya dia lebih hafal jalanan sini, selang beberapa lama aroma keanehan mulai tercium, dan akhirnya kami salah jalan.

Ada lampu merah di sekitar perempatan, kami dari arah barat yang seharusnya lurus tapi malah ambil kiri, hasilnya kita masuk daerah UGM. sambil berusaha keluar wilayah kampus UGM ada obrolan kecil disana. "Kasihan ya jadi maba di UGM, kalo tersesat nggak ada keren-kerennya, kalau jadi maba di kampus kita kalau tersesat mah di jalan atau kota, kasian yang jadi maba di UGM, tersesat di kampus". Secara kampus disana emang luas sih.

Selang beberapa menit kita keluar dari wilayah kampus UGM, walaupu hasilnya kita balik lagi ke perempatan yang tadi. ketidak beruntungan itu berlanjut karena di daerah perempatan tersebut banyak sekumpulan banci dan saat itu juga kami berhenti karena memang lampunya berwarna merah.
Si Kasdi pun mengerem motornya, tepat didepan kami seoranang banci  nyamperin kita dan dia langsung ngomong gini, "Iiiih masnya ganteng ganteng deh, kalau naik maotor hati-hati yaa,", si banci sambil mendekat dan nyentuh tangan Kasdi. Buset saya merinding ketakutan, Brensek!. Si banci dengan cepatnya tiba dihadapan saya dan ngomong, "Iiiiih masnya yang belakang ganteng banget, sini ikut, 100 tante sedot", si banci ngomong gitu sambil nyentuh punggung saya. Diammpot Matamu Sueek???. Dan lampu merah berubah jadi hijau, saat itu juga saya menyuruh si Kasdi untuk segera Kabur dari serangan para banci yang terkutuk, lumayan sedikit bisa bernafas lega setelah kita menjauh dari para banci radius jarak 100 meter.

Sebagai lelaki sejati, kewibawaan saya seperti terenggut oleh makhluk aneh nan misterius, dari kejadian itu saya menciptakan beberapa tips jika diganggu banci, jika kalian diganggu banci yang harus anda adalah :
1. Langsung teriak histeris
2. Berpura pura menjadi anggota Kamtib
3. Menjadi banci untuk sementara waktu
Jika tips tadi masih tidak berhasil, berarti mereka masuk kategori liar.

Saturday, 1 December 2012

0

awal ngeblog, awal desember dan alarm hp

 Assallamuallaikum . . .
ini blog kesekian kalinya yang saya buat...
sebelumnya sih uda pernah buat blog, kalo ga salah banyak deh :D hehehe, cuma masalahnya, setiap saya buat blog mesti lupa passwordnya apa -_-
moga moga aja yg satu ini passwordnya ga sampe lupa, palingan cuma lupa kalo punya blog baru *eh...

Gini, alasan saya membuat blog ini sangatlah bulat, kuat, hebat, semangat sampe tumpeh tumpeh 

(ga usah dibaca) haha, yah... dari pada nganggur mending ngeblog buat ngisi waktu luang, walopun dulu kalo ada waktu luang palingan cuma ngemil upil.

Untuk postingan pertama, saya mau berbagi kisah yang sangat menakjubkan ini, dan tentu saja jangan pernah meniru hal ini jika anda belum
berkumur kumur dengan bekas air cucian (ga ada hubunganya).

Lanngsung aja deh... 

Seperti biasa setiap hari Sabtu selalu ada kuliah pagi 
*nguap sambil nelen helm* dan penyakit yang ga sembuh sembuh dari dulu sampe tumpeh tumpeh (sampe sekarang maksudnya) adalah, susah kalo mesti bangun pagi,
sebelumnya saya sudah mempersiapkan apa saja strategi menyerang bertahan buat kuliah pagi di hari sabtu ini, saya pake formasi 4-3-3 (ga usah dibaca lagi).
Kalo normalnya setiap mau ada kuliah pagi, saya kalo tidur mesti dibawah jam 11 malem (atasan dikit juga gapapa),  tapi malam tadi saya baru niat tidur
kira kira jam 00.30, perasaan saya sih udah mulai ga enak waktu itu,
dan dari pada saya memendam perasaan dalam hati yang tak mungkin untuk diungkapkan dengan kentut, mending saya tidur aja.
Sebelum tidur, saya langsung set alarm hp saya jam 4 pagi, dengan harapan besok bisa bangun pagi dengan sukses.
Dengan perasaan yakin dan percaya beuuudh, saya berharap besok bisa bangun pagi dan yang terpenting ga telat masuk kuliah, soalnya telat sepuluh menit uda ga boleh masuk kelas.
Setelah peralatan lengkap, sayapun lansung tidur pulas deh *iler berceceran*.
Disaat tidur dengan nikmatnya, enaknya, dan yang lainnya, saya kok ngerasa ga pernah denger suara alarm sama sekali ya? "ada apa ini?", munkin ini belum jam 4 pagi kali ya?... yaudah, lanjut tidur lagi *ngorok sambil nungging*.
Dan beberapa lama kemudian akhirnya saya terbangun tanpa bantuan alarm, dengan perasaan campur aduk ga karuan, saya langsung panik trus bingung nyari hp buat liat jam,
akhirnya ketemu juga tuh hp disamping ketek, setelah nemu tu hp perasaan saya bahagia banget, ga bisa diungkapkan dengan kata kata deh pokoknya,
langsung deh liat jam di hp walopun ni mata masih merem melek, dan ternyata apa yang terjadi? aku tersentak, kaget, trauma, ketakutan, *ngumpet di pojok kamar* "APA APAAN INI!!!" di hp saya nunjukin kalo ini udah jam 07.30 *mendadak pingsan dan tidur lagi*
padahal perasaan semalem saya uda set alarm jam 4 pagi, kenapa ko ga bunyi bunyi tu alarm hp?... langsung saya cek tu alarm kenapa ga bunyi, apa hp legendaris (baca aja "jadul") ini rusak?, tapi ga deh kayaknya, saya langsung mikir (udah deh, kamu ga bisa mikir, jangan dipaksain) dan hati kecil inipun berkata "apa salah dan dosa hambaMu ini hingga alarm ini ga bunyi".
Setelah merenungi nasib dan mikir apa yang sebenarnya terjadi, layaknya detektif, saya berusaha mengintrogasi hp legendaris ini (baca aja "Jadul"), dan setelah terjadi perlawanan yang sangat alot akhirnya saya berhasil mengintrogasi si hp legendaris ( daca aja "jadul"), ternyata! apa yang terjadi??????
di hp saya nunjukin kalo saat itu uda jam 07.29PM (garis bawahi) harusnya kalo pagi mah AM lha ini PM??? sebelumnya saya set alarm ni hp jam 04.00AM, pantesan aja ga bunyi, lawong jamnya ga sinkron gitu -_-
untungnya saya bisa bangun tanpa bantuan alarm, kalo saya bangunya nurutin itu bunyi alarm mah, saya baru bangun  jam 4 sore, bisa bisa bisulan ni pantat.
argghh!!! dan kejadian ini adalah yang ke dua kalinya terjadi dengan cerita dan versi yang berbeda namun dengan tema yang sama.