Tuesday, 21 July 2015

20

Beberapa Kemungkinan Yang Terjadi Saat Dan Setelah Hari Lebaran

Sumber Gambar :
http://www.bintang.com/lifestyle/read/2271950/19-meme-lebaran-bikin-kamu-ketawa-bahagia-di-hari-raya-idul-fitri#

Puasa kemarin adalah puasa pertama yang saya jalankan hampir sepenuhnya di kampung halaman setelah tiga tahun kuliah. Tahun-tahun sebelumnya, puasa selalu saya habiskan di Jogja hingga paling tidak H-7 lebaran, karena pada saat itulah saya baru terbebas dari belenggu, belenggu itu bernama semester pendek.
Kalau biasanya buka puasa harus ngantri, sering kelewat sahur, tarawih jauh dari kata rajin, puasa kali ini kebalikannya… Bukan, bukan waktu puasanya yang dibalik.

Kemarin sempet ikut buka bersama temen-temen jaman SMA dulu, tidak banyak yang datang, tapi lumayan. Ada yang berubah dari mereka, yang cowok tambah ganteng-ganteng, yang cewek tambah cantik-cantik, dan saya tambah gendut.
Kemarin juga, untuk pertama kalinya, saya memberanikan diri mencoba open mic (bukan bongkar mic untuk diservis, bukan) yaitu ngelucu sendiri di depan umum, dan berita bagusnya saya tidak ditertawakan.

Baiklah. Puncak dari berakhirnya puasa adalah hari Raya Lebaran, hari itu datang ditandai dengan saling berkumandangnya takbir, tapi jujur saya masih bingung dengan konsep takbir keliling di Ngawi, entah kalau ditempat lain. Kenapa bingung? Gini, takbir keliling di sini itu adalah kegiatan takbiran dengan mengendarai  truk/mobil pick-up sambil mengelilingi kota, biasanya setiap truk/mobil pick-up yang keliling selalu diikuti rombongan pawai motor di belakangnya, rombongan pawai yang sibuk mengadu suara knalpot. Kalau ada ajang pencarian bakat suara knalpot paling cihuy, mungkin malam itu lebih pas, terus juri acara itu adalah Ahmad Daki, juri yang telah berkompeten dalam urusan tarik suara knalpot. Ahmad Daki langsung memberi komentar disetiap knalpot yang tampil.

“Oke, Junaedi, suara knalpot kamu berkarakter, knalpot kamu itu lebih keren dari knalpot yang sering dibawakan Once, aku sih… yes”

Mendengar komentar positif dari juri, Junaedi langsung sujud syukur dan mencium mesra knalpotnya.

Jika juri acara pencarian bakat suara knalpot tadi adalah Saipul Jambul, akan lain lagi ceritanya, karena setiap satu penampilan knalpot memiliki jatah satu jam untuk dikomentari, malam itu ada ratusan motor yang ikut pawai, jika semua dikomentari, acara tersebut baru akan selesai ketika Dajjal kembali dibangkitkan.

Hanya beberapa orang di atas truk/mobil pick-up –lah yang aktif takbiran, malahan ada yang cuma nyalain takbiran.mp3 yang diputer lewat sound system gede. Saya khawatir dalam beberapa tahun kedepan setiap ada takbir keliling pesertanya akan mengundang seorang DJ terkenal biar tambah asoy, dan Masjid akan semakin kalah pamor dengan adanya DJ syariah. Semoga kekhawatiran ini enggak akan terjadi.

Hari Lebaran sudah lewat, tapi baunya masih bisa tercium. Lebaran itu bukan hanya sebatas salam-salaman antar tangan dan saling memaafkan, ada beberapa kemungkinan di dalamnya yang kadang membuat kita nyengir dan manyun. Berikut ini beberapa kemungkinan yang terjadi saat dan setelah hari Lebaran. Kita mulai.

Pesan Broadcast
Niatnya sih baik, tapi caranya yang kurang baik. Ngucapin/minta maaf lewat pesan broadcast itu terkesan angkuh, terkesan gak ada usaha, kadang malah bikin si penerima pesan jengkel.

“Ketika mulut tak mampu berucap, ketika jari tangan tak bisa buat ngupil… bla… bla… bla…, Saya Mario Balotelli sekeluarga mengucapkan…” | “Kok Balotelli? Ini  bukanya… Handoko ya?” |”………………. ”

Sudah broadcast, copas, lupa diedit pula.

Ngasih/Dapet THR
Buat temen-temen yang sudah berpenghasilan sih selamat menghitung berapa jumlah ponakan kecil yang tersedia, tapi buat pengangguran yang wajahnya sudah pantes memiliki cucu seperti saya, keadaan ini sangat membuat saya merasakan dilema berat, di satu sisi dengan ciri-ciri mengharukan seperti yang telah saya sebutkan sebelumnya pasti merasa malu, di sisi lain, di lubuk hati yang terdalam, harapan itu tetap ada, harapan mendapatkan THR idaman. Ooh.

Munculnya Pertanyaan Masa Depan
Ini yang membuat beberapa orang bingung untuk menjawabnya, akan ada banyak pertanyaan semacam kapan kita menikah dan kapan kita lulus bagi yang kuliah, ngeri kan?
Gak perlu takut, saya punya jawaban atas problema itu semua, huahahaha.

“Eh… sudah gede gini, kapan nikahnya?” | “Ayoook, kapan enaknya?” | “Waras le, aku iki Budhemu…” Besoknya kamu pasti akan diruqyah keluargamu.

“Eh… kamu udah semester berapa? Kapan lulusnya?” | “Kapanpun aku siap… asalkan itu denganmu” Lalu, mengheningkan cipta dimulai.

Lebaran Ketupat
Habis bermafaan terbitlah ketupat , yaap, setelah seminggu Lebaran berlalu maka di sini masih ada Lebaran Ketupat, dimana itu adalah masa ketika ketupat berenang dengan gaya bebas di dalam kuah opor sebelum tenggelam pasrah di perut. Muantaab.

Arus Balik Lebaran
Dan pada akhirnya mereka yang kemarin pulang ke tanah kelahiran harus kembali ke tanah perantauan, ini adalah lirik dengan bobot terberat, kita semua harus saling menimbun rindu dalam beberapa bulan kedepan, juga rindu Ramdhan, juga rindu Lebaran, juga rindu kamu, semuanya menjadi satu judul utama. Rindu.

Masih banyak sebetulnya pengalaman dan kemungkinan yang bisa diceritakan, iya kan?
Saya pribadi minta maaf bila ada postingan yang membuat hati sakit, yaah meskipun gak ada yang baca sih hahaha, kalaupun ada, saya berterima kasih sekaligus minta maaf, dimaafin gak? Maafin lah ya.

20 comments:

  1. yang posting orangnya aneh, tukang ngupil sama jigong 😒

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kamu iri kan, enggak bisa ngupil seindah saya

      Delete
  2. 7.8 atau 8 laah boleh, atau 7.82 deeh.

    ReplyDelete
  3. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  4. mau endorse hubungi kemana sist?

    ReplyDelete
  5. Kapan nikah? *ikutan tanya*

    Btw, kalo nggak dimaafin gimana nih?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau enggak dimaafin enggak jadi dinikahin. Duuuh

      Delete
  6. Niat kamu minta maaf di paragraf terakhir mungkin bagus, tapi cara kamu kurang bagus, terkesan nggak ada usaha gitu. Aku... NO!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dasar semua cowok sama saja, egois. huuuh!

      Delete
  7. btw, ini postingan tahun lalu yaa di momen lebaran juga.
    bukan hanya Ngawi kok kayaknya, kota-kota di jawa juga banyak yang takbir keliling dengan seperti itu. mereka juga semangat banget pas neriakin takbir diatas pick up atau truk.

    yaa, hal-hal diatas memang kemungkinan akan terjadi di momen lebaran. berharap saja semoga yang bc nggak jelas itu semakin berkurang dan berani langsung salaman. berharap juga semoga nggak ada pertanyaan aneh-aneh dari keluarga. dan berharap juga semoga udah gede gini masih bisa dapat angpau hahaha

    ReplyDelete
  8. Yak, habis lebaran emang gitu sih. Jadi nggak hanya kemungkinan. Nggak mengejutkan hal-hal macam gini. Yang penting mah cara mensiasatinya. Oh ya, soal pertanyaan masa depan. Ini salah satu pertanyaan itu: jadi kapan Indonesia bisa juara dunia? (lah itu kan juga masa depan).

    ReplyDelete
  9. Ini postingan 2015? Wow banget. Tadi aja pas liat arsip blog. Wah.. ayo dong, 2016 buat postingan. Kita seru2an yuk di blogger. hihi
    Masa udah bulan 6 belum ada postingan.. hihi

    Wah.. anjir bgt nih ada ajang pencarian bakat untuk knalpot. Tempat gue juga banyak yang berubah jadi knalpot racing. Biar kedengaran bro...

    Wah bener banget hal2 yg lo prediksi ternyata bener semua.. hihi

    ReplyDelete
  10. Saya kira disini cuma saya yang keliru kalau tulisan ini ditulis pada tahun lalu. Eh, ternyata emang benar ya, Bang. Hayuk atuh bang ngeposting lagi tahun 2016 nya. Semangat 45!

    Dari semua kemungkinan itu, yang tidak aku rasakan cuma arus balikan ketika lebaran, eh arus balik maksudnya hehe. Sudah lama tak mudik. Tapi, emang gak punya kampung sih haha.

    ReplyDelete
  11. sama kaya komentar di atasku, ku kira typo atau gimana wkwk

    eh, eh, masnya ngawi yah? samaan dong. sini yuk meet up blogger ngawi wkwkw

    kayanya kemungkinan lebaran itu bakalan setiap tahun ada deh. mungkin yang paling males kalo ditanya kapan lulus, kapan nikah, hmm

    ReplyDelete
  12. Sepertinya tradisi yang kamu tulis itu seperti tempatku juga kok hehehe. Pasti bakalan banyak yg broadcast baiklwt bbm.wa maupun medsos lainnya, minta maaf lah blablabla. intinya sama hehehe.
    Paling seru kalau dikasih thr, tapi kalau ditanya ttg masa depan rasanya emang males.
    Lebaran memang penuh cerita asoooy

    ReplyDelete